« Ganti Web Server Ngin… | Home | Bikin Sertifikat Pela… »

Bertemu dkms gara-gara kartu PCIe

BismilLah.
Beberapa tahun lalu, saya instalasikan perangkat capture video yang lumayan asing bagi umum. Dari keterangan tertulis yang menyertai produk ini, Blackmagic Intensity Pro (PCIe), dirujuk penggunaannya dengan beberapa distro. Sayang seribu sayang, tidak termasuk Slackware :)

Lalu apakah perangkat ini tidak bisa dimanfaatkan? Tadinya sempat terbengkalai, karena saya agak bingung dengan instalasi perangkat-lunak driver dan aplikasinya, ditambah dengan persyaratan adanya paket "dkms".

Lanjut...
Selidik punya selidik, ternyata fungsi paket dkms adalah script kompilasi kode sumber yang kadangkala memerlukan kernel-source. Baik, saya lakukan langkah-langkah di bawah ini :

1).Dengan diinstalasikan perangkat kerasnya, pastikan dikenali oleh lspci
# lspci | grep Blackmagic
02:00.0 Multimedia video controller: Blackmagic Design Device a117

2).Lakukan pemeriksaan modules, apakah sudah dimuatkan oleh kernel, pastikan dengan perintah lsmod
# lsmod | grep blackmagic
blackmagic_io         486450  0
blackmagic            551983  1

3).Bilamana perintah lsmod tidak menghasilkan output apapun, berarti kita perlu melanjutkan instalasi paket dkms (sebagaimana keterangan awal). Kita kompilasi paket dkms dari Slackbuilds.org (atau unduh dari sini) lalu instalasikan
# installpkg dkms-2.2.0.3-i486-1_slack.txz

4).Instalasikan juga kernel-source, karena pembuatan modules tentu memerlukannya
# installpkg kernel-source-3.10.17_smp-noarch-3.txz

5).Unduh bundel aplikasi dari Blackmagic disini (silakan klik)
Kita akan gunakan versi terbaru Desktop Video 10.8.4

6).Bundel aplikasi diatas dimampatkan dengan format tar.gz, kita bongkar kembali dengan perintah berikut
# tar -xf Blackmagic_Desktop_Video_Linux_10.8.4.tar.gz

7).Bila langkah ke-6 selesai maka akan terbentuk folder ./Blackmagic_Desktop_Video_Linux_10.8.4. Kita akan masuki sub-folder ./rpm (i386 atau x86_64), lalu kita ubah paket rpm menjadi txz dengan menjalankan perintah
# rpm2txz *.rpm

8).Instalasikan semua paket tgz yang terbentuk dari langkah ke-7, dengan perintah
# installpkg *.txz

9).Setelah langkah ke-8 maka akan terbentuk sub-folder ./blackmagic-10.8.4a4 dan ../blackmagic-io-10.8.4a4

9.a).Berurutan kita mulai mengompilasi modules blackmagic, dengan perintah berikut

# cd blackmagic-10.8.4a4
# dkms -c dkms.conf
# dkms add -m blackmagic -v 10.8.4a4
# dkms build -m blackmagic -v 10.8.4a
# dkms install -m blackmagic -v 10.8.4a

9.b).Lalu kita kompilasi modules blackmagic-io, dengan perintah berikut

# cd ..
# cd blackmagic-io-10.8.4a4
# dkms -c dkms.conf
# dkms add -m blackmagic-io -v 10.8.4a4
# dkms build -m blackmagic-io -v 10.8.4a
# dkms install -m blackmagic-io -v 10.8.4a

10).Setelah kompilasi dua modules tersebut maka kita pastikan keduanya
dimuatkan oleh kernel, dengan perintah berikut
# lsmod | grep blackmagic
blackmagic_io         486450  0
blackmagic            551983  1

11).Dengan dimuatnya modules maka kita jalankan aplikasi update (sebagai
user) untuk memastikan keberadaannya
$ BlackmagicFirmwareUpdater status
0:    /dev/blackmagic/dv0 [Intensity Pro]    0x25    OK

12).Dengan terdeteksinya status perangkat keras maka aplikasi pendukung
dapat kita jalankan via GUI maupun perintah
$ BlackmagicDesktopVideoSetup

Intensity Pro

13).AlhamdulilLah, kita pun siap menggunakannya via GUI maupun perintah
$ MediaExpress

No comments

(optional field)
(optional field)
Yang bisa baca, pasti bisa jawab :)
Remember personal info?
Small print: All html tags except <b> and <i> will be removed from your comment. You can make links by just typing the url or mail-address.